Bupati Perbatasan Malaysia Lobi Kementerian Bangun “Tol Langit” di Anambas

  • Whatsapp
Japrizal Kadiskominfotik KKA saat mensurvei lokasi pergelaran lending point kabel laut kabel optik

Metrosidik.co.id. “Tol langit” adalah proyek jaringan serat optik yang mengupayakan pemerataan kualitas internet di seluruh wilayah Indonesia tanpa hambatan dan merata. “Tol Langit” merupakan istilah dari proyek Palapa Ring yang di dalamnya terdapat penggunaan satelit dan merupakan nawa cita Presiden Joko Widodo. Proyek” tol langit” meliputi sejumlah daerah, Palapa Ring Barat mencakup wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas, Natuna, Lingga, Kepulauan Meranti dan Kabupaten Bengkalis.

Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) terus berupaya meningkatkan perluasan akses jaringan telkomunikasi hingga ke polosok. Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris bersama wakilnya Wan Zuhendra terus melakukan lobi-lobi ke pemerintah pusat setingkat kementerian. Kali ini bupati di perbatasan Malaysia dan Vietnam ini melobi Kementerian Kominfo dan operator BUMN Telkom grouf untuk penambahan peningkatan dan perluasan jaringan akses telekomunikasi sinyal 4G di beberapa titik.

Bupati dengan penduduk 46000 jiwa itu, meminta Telkom membangun sistem komunikasi kabel bawah laut (SKKL) fiber optic bawah laut guna memperkuat sinyal internet dan seluler di wilayah Kecamatan Jemaja dan Palmatak di tahun 2021 ini. Bahkan kata Abdul Haris, konsultan dan pihak Telkom sudah turun ke Kecamatan Jemaja dan Pulau Matak didampingi dinas terkait guna mensurvei lokasi pergelaran lending point kabel laut kabel optik yang menghubungkan dari Tarempa ke Pulau Jemaja dan dari Tarempa ke Pulau Matak.

“Alhamdulillah, saat ini Tim konsultan dan pihak Telkom group sudah datang hari ini (26-4-2021) untuk melakukan survei ke dua lokasi tersebut,” katanya melalui pers rilis Kominfotik Kabupaten Kepulauan Anambas, Selasa, 27/4/21.

Ia berharap dengan turunnya tim tersebut nantinya dapat dilanjutkan dengan pembangunan kabel optik yang selama ini sudah dinanti-nantikan oleh masyarakat Anambas dapat dilaksanakan. ”Kita minta nantinya pihak Telkom mengerjakan pekerjaan untuk fokus di Anambas dalam pekerjaan kabel bawah laut agar bisa segera terselesaikan dan bisa dinikmati oleh masyarakat,” terangnya.

Selain itu, Abdul Haris memastikan bahwa ia bersama Wan Zuhendra, akan giat melakukan lobi-lobi dengan Kementerian untuk mendapatkan anggaran pembangunan di Anambas. “Saya bersama bapak Wan Zuhendra terus menerobos ke kementrian untuk pembangunan di Anambas melalui anggaran pusat, dengan masa jabatan tidak sampai satu periode. Hanya berkisar 3 tahun lebih kami berupaya semaksimal mungkin untuk percepatan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Anambas,” tambahnya,

Terpisah, Japrizal Kadis Kominfotik Kabupaten Kepulauan Anambas saat dikonfirmasi media membenarkan hal tersebut. “Tim dari Telkom sebanyak 7 orang terdiri dari konsultan tim Telkom pusat beserta Kepala Telkom Tarempa bersama Diskominfotik Anambas, Camat Jemaja dan Kades ikut mendampingi dalam mencari kordinat yang dimapping oleh tim untuk ditinjau lokasinya. Nantinya hasil dari peninjauan lokasi tersebut akan dibuat dokumennya dan akan dilaporkan ke Telkom untuk tahapan lebih lanjut,” Sebut Japrizal

Ia menyebut, pembangunan pegelaran kabel optik bawah laut ini butuh tahapan yang panjang, karena banyak proses yang harus dilalui seperti prizinan, pemesanan kabel, pegelaran serta tahapan lainnya. “Intinya nantinya tergelarnya kabel optik bawah laut ini tentunya akan mengatasi kesenjangan digital, mempercepat transformasi digital.”

Lebih lanjut ia menjelaskan, upaya pemerintah daerah dalam pemerataan akses telekomunikasi di wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas dapat terwujud sehingga nawa cita presiden Joko Widodo membangun “Tol Langit” merdeka sinyal dapat dirasakan masayarakat Kepulauan Anamabas dengan pemanfaatan Backbone Palapa Ring BaraT yang telah dibangun oleh BAKTI-Kemenkominfo Repubik Indonesia.

Selain survei kabel bawah laut yang akan dibangun Telkom, akan ada 2 titik lokasi penambahan tower Bts Reguler yang akan dibangun oleh Telkomsel yaitu di Desa Teluk Sunting Kecamatan Siantan Tengah yang sinyalnya akan menjangkau Desa Teluk Siantan, Dusun Muntai dan sebagian Desa Langir. Sedangkan di titik lokasi yang ke 2 akan dibangun di Desa Ladan dalam peningkatan perluasan layanan sinyal 4G Telkomsel. Sebelumnya juga Telkomsel sudah selesai membangun Bts sinyal 4G di Kecamatan Siantan utara dan di Desa Batu Belah, Kecamatan Siantan Timur yang pada awal tahun sudah on air dan dirasakan masyarakat.

Ia menambahkan, kedepannya Kabupaten Kepulauan Anambas juga akan mendapat bantuan program tower Bts sinyal 4G yang akan dibangun oleh Kementrian kominfo dalam program USO sebanyak 12 titik lokasi yang tersebar di wilayah Kepulauan Anambas. Diantaranya 5 lokasi berada di Pulau Jemaja dan 7 lokasi tersebar di Kecamatan Siantan Selatan, Siantan Timur, Siantan Utara, Siantan Tengah. Program USO Tower Bts perbatasan itu rencana pembangunannya akan dimulai pada tahun 2021. “kita lagi menunggu jadwal tim survei dari BAKTI-Kemenkominfo turun memastikan titik lokasi yang sudah diusulkan dan sudah dibahas,” tutupnya.

*Editor: Fitra

Mau Omzet BISNIS Anda Meledak?

Pos terkait

jasa website rumah theme